Skip to main content

Ini Manfaat Sehat Air Kelapa untuk Wanita



Air kelapa adalah minuman menyegarkan yang membuat tubuh dingin dan terhidrasi. Tapi untuk wanita, manfaatnya bisa lebih banyak lagi. Ini dia manfaat air kelapa untuk wanita.

Selain sebagai minuman menyegarkan di musim panas, Anda juga dapat menikmati berbagai manfaat kesehatan dari air kelapa. Air kelapa telah menjadi minuman kesehatan tropis yang dikonsumsi di seluruh dunia.

Bagi wanita, air kelapa juga memiliki manfaat khusus. Berikut beberapa diantaranya, seperti dilansir Boldsky.

1. Minuman sehat saat hamil

Wanita hamil di daerah tropis bisa minum air kelapa setiap hari untuk meredakan morning sickness dan mencegah muntah. Minuman ini mengandung elektrolit, klorida, kalsium, kalium, natrium, dan riboflavin, juga kaya vitamin C yang sangat diperlukan selama kehamilan.

Air kelapa juga mengandung asam laurat (ditemukan dalam ASI), serta sifat antibakteri dan antimikroba yang melindungi tubuh dari infeksi.

2. Menyembuhkan infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih adalah infeksi umum yang dihadapi oleh mayoritas perempuan. Air kelapa membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi ragi yang menyebabkan infeksi saluran kemih atau lainnya. Konsumsilah air kelapa dua kali sehari jika Anda menderita infeksi vagina tersebut.

3. Membantu penurunan berat badan

Ini satu lagi manfaat kesehatan dari air kelapa yang tidak hanya berlaku untuk perempuan, tetapi juga laki-laki. Air kelapa rendah kalori dan juga mengenyangkan. Ini akan mengeluarkan racun dari tubuh, membersihkan sistem dan melewati oksigen dalam sel darah. Minuman bebas lemak ini juga menurunkan tingkat kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan membakar timbunan lemak dalam tubuh.

4. Baik untuk kulit

Air kelapa menyediakan manfaat kesehatan serta manfaat kulit untuk wanita. Air kelapa menghidrasi dan membersihkan kulit. Jadi, untuk mendapatkan kulit lembut, bersih dan lembab, konsumsilah air kelapa.

5. Menyembuhkan rasa terbakar di vagina

Dehidrasi atau infeksi vagina bisa menyebabkan rasa terbakar di vagina. Jadi, konsumsilah air kelapa jika Anda menderita peradangan vagina, sesaat sebelum atau setelah buang air kecil.

Comments

Popular posts from this blog

2,5 Tahun Menunggu Raina

Raina Nahda Fauzi.  Itulah nama yang saya dan suami berikan pada anak pertama kami. Bayi perempuan cantik yang kehadirannya sudah lama kami nantikan. Saya memang tak 'seberuntung' perempuan lain yang langsung hamil setelah sebulan, dua bulan, atau tiga bulan menikah. Raina lahir 31 Oktober 2015, dua setengah tahun setelah saya menikah. Di awal pernikahan, saya dan suami memang sepakat untuk menunda kehamilan. Alasannya karena kami masih sibuk mondar-mandir mencari rumah. Namun, di saat kami sudah punya rumah sendiri dan siap untuk memiliki momongan, kehamilan justru tak kunjung datang. Beberapa bulan saya mencoba hamil secara alami, hasilnya nihil. Saya dan suami pun memutuskan untuk mencari bantuan dokter. Kami sama-sama memeriksakan diri. Ternyata masalahnya ada di tubuh saya. Saya didiagnosa menderita polycystic ovary syndrome (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik, yaitu gangguan hormonal yang umum di kalangan perempuan usia reproduksi. Perempuan dengan PCO...

Berkunjung ke Kampung Pengembara Laut Suku Bajo Buton

Mencentang satu lagi destinasi yang sudah lama ada di bucketlist Pulau Buton: Kampung Suku Bajo. Suku Bajo dikenal sebagai pengembara laut ulung. Laut bagi mereka bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga rumah untuk tinggal. Mereka hidup di atas dan di bawah lautan. Mengapung dan menyelam di sana. Anak kecil hingga orang dewasa. Masyarakat Suku Bajo sering hidup berpindah-pindah. Mereka membuat perkampungan sendiri di atas karang dan mengapung di lautan, terpisah dari pemukiman warga di daratan. Di Indonesia, Suku Bajo bisa ditemui di perairan Kalimantan Timur (Berau, Bontang), Kalimantan Selatan (Kota Baru), Sulawesi Selatan (Selayar), Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur (Pulau Boleng, Seraya, Longos, Komodo), Sapeken, Sumenep, dan wilayah Indonesia timur lainnya. Saya beruntung bisa menyaksikan sendiri keseharian masyarakat Suku Bajo di Pulau Buton. Mereka membuat perkampungan di Desa Kondowa atau dikenal dengan Bajo Bahari, Kecamatan Wabula, ...

Janinku Terancam karena Rumput Fatimah

Rumput Fatimah (Ilustrasi: Panoramio) Kamu pernah dengar tentang Rumput Fatimah? Tanaman tersebut cukup masyhur di Indonesia, tapi saya termasuk sebagian orang yang sama sekali tidak tahu-menahu soal Rumput Fatimah, hingga akhirnya saya melihat dan mengonsumsinya sendiri. Dirangkum dari berbagai sumber, tanaman dengan nama latin Anastatica hierochuntica L ini banyak ditemukan di Timur Tengah dan Gurun Sahara. Di negara asalnya, tanaman ini dikenal dengan nama Kaff Maryam yang artinya telapak kaki maryam. Sementara orang-orang Barat menyebutnya dengan Rose of Jericho. Jika mengetik 'rumput fatimah' di mesin pencari Google, akan muncul berbagai artikel yang menjelaskan apa itu Rumput Fatimah. Semuanya berhubungan dengan ibu hamil dan persalinan. Rumput Fatimah dikenal sebagai perangsang persalinan. Orang-orang dulu sangat percaya tanaman yang banyak tumbuh di daerah kering dan padang pasir tersebut bisa mempercepat kontraksi yang pada akhirnya mempercepat pers...